Disaat aku mencintaiMu, ya Allah
Kau terasa begitu dekat, tak terasa kelembutan air menetes di pipi
Tetapi…disaat yang sama akupun mencintai makhlukmu
Lantas, apa Kau cemburu?
Apakah karena aku lebih sering memikirkannya, ketimbang diriMu
Kusadari, memang hati dan pikiranku lebih condong kepada makhlukMu
Tetapi..itu pun karenaMu ya Robb
Lantas, apa kini Engkau hendak memisahkan kami dengan jarak?
Kuserahkan semua rencanaku ini kepadaMu, karena engkaulah penentu akhir setiap rencanaku..dari dulu!
Tuntunlah hamba, seperti seorang ayah menuntun anaknya yang masih kecil
Tuntunlah kemana hamba harus melangkah di bumi ini…
Sebab Engkaulah yang menentukan dibagian bumi mana hamba hidup dan hamba harus mati
Disaat hidayah pertama datang, seseorang condong untuk mencari kebenaran, dia mengolahnya dengan ilmu dan iman serta usaha dan amal. Lalu, hidayah kedua datang berupa taufiq dari Allah pada seorang hamba berupa kebenaran dalam setiap tindakannya.
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ
” Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. ” (Al-Ankabut:69)
Jadikan hamba termasuk orang yang mendapat hidayah kedua itu ya Allah. Hamba benar-benar membutuhkan jawaban untuk langkah yang jauh ini…
April 18, 2008 at 2:19 pm
aduh… seperti sebuah renungan hati ya….
nyambung dari story yang sebelumnya ya??!!??
cerita yang menarik.. ungkapan yang sangat dalam -ah sotoy yah-..
but, aku doain deh mudah2an segera mendapatkan jawaban dari masalah yang dihadapi ya…… ‘n mudah2an bisa tawakal…
“caiyoo um zaki!!!!” -kata luhung-
April 18, 2008 at 2:23 pm
hehehehe jangan bimbang dulu a zak….. yakin deh semua pasti ada hikmahnya ya… kalau memang dia untukmu, dimanapun a zak berada pasti akan ada jalan untuk kembali bersatu… wish u all the best brotah
April 18, 2008 at 2:24 pm
Ya ampun, kalian kakak adik memang kompak ya…
eh iya, salam juga buat adek cinot ya, mudah2an dah gede bisa seperti bibinya yang selalu ceria
@nova
Lama-lama bisa dijadikan novel nih, kalau ceritanya terlalu panjang
@noyz
Terima kasih dengan doanya. Mungkin ini bagian dari ujian, sejauh mana saya bisa menjaga perasaan ini. *tsahh
April 18, 2008 at 5:18 pm
amiiiin.. jalani dl n ikutin kata hati yg skrng.. ojo bimbang² dulu
*perasaan ko sama kaya noy jawapnyah*