Bulan mei 2008. Bulan ini rasanya berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. Entahlah, mungkin itu hanya perasaanku saja. Setidaknya ada 1 hal yang membuat bulan ini terasa berbeda : banyak yang kawin! Hehehe… mungkin bulan ini cocok untuk musim kawin buat teman-teman
. Di email saja sudah ada beberapa undangan pernikahan yang masuk inbox. Seseorang juga bilang ke saya melalui sms, she said ‘… kynya mei ini bnyk yang nikah, tgl4,10,17,18.hmpr tiap mgg. …’ siapa hayooo.. ngacung!
Hari ini saja, saya baru menghadiri pernikahan teman di makassar. Yeah, mungkin memang sudah saatnya saja mereka menghalalkan hubungan, gak ada urusannya dengan musim kawin anjing/kucing. Iya toh?! Lantas, saya jadi teringat sebuah buku yang sudah agak lama saya beli di masjid Nurul Iman makassar, tetapi belum sempat dibaca. Judulnya “Rahasia Cinta Abadi”. Saya baca bagian belakang cover buku itu, dan ternyata cukup unik.
Berikut saya quote :
“Orang bilang pernikahan itu membahagiakan dan menyenangkan. Tapi aku justru tak pernah mengecap keindahannya sedikit pun. Aku sudah putus asa. Aku bingung apakah pernikahan ini harus dipertahankan? Yang pasti aku masih mencintainya, dan diapun nampaknya demikian. Namun mengapa kami tak pernah mengecap romantisme penuh bunga dalam pernikahan ini?”
Demikian keluh seorang teman.
Dan mungkin itu adalah Anda sendiri.Yah, pernikahan adalah sebuah seni. Karenanya, kita harus mempelajari seni itu agar dapat mengecap keindahannya.