Dan apa bila segala hal seperti menentang Anda, seperti menghalangi Anda, seperti memberatkan diri Anda, seperti membebani Anda, ingatlah bahwa Anda telah diberikan kekuatan yang sangat luar biasa oleh Allah, di mana saat ini semua tinggal terserah Anda mau memanfaatkannya atau tidak. Jika mau maka kekuatan yang Anda miliki insya Allah cukup.
June 29, 2007 at 3:11 am
Untaian kata2 diatas saya dapatkan dari http://alfa-luck.blogspot.com. Kebetulan waktu itu, saya lagi banyak masalah, dan ketika membacanya saya benar2 meneteskan air mata. Di saat saya mulai frustasi, disitulah datang bantuan. Sebenernya yg punya blog itu, awalnya cuma sekedar nanya lewat YM ttg OS, dan tidak saling kenal, sampai akhirnya saling lihat blog. Tapi begitulah, pertolongan Alloh datang dari jalan yang tidak disangka2.
Semua beban memang tidak bisa kita tanggung sendiri, tapi jika Alloh berkehendak maka dengan beban yang sama kita bisa diberi kekuatan lebih. Jadi, jangan meminta untuk meringankan beban, tapi mintalah kekuatan tambahan untuk mengangkat beban yang berat itu. Insya Alloh kita sanggup bro.
June 29, 2007 at 7:17 pm
aku lelah bro…
aku ingin mengeluh
jangan katakan aku jangan mengeluh
aku ingin mengeluh
dan biarkan aku dengan ke-aku-anku
setidaknya untuk saat ini…
aku lelah
June 29, 2007 at 7:22 pm
tos ah…
hapus weh postingan di luhur jeung nu ieu nya
July 2, 2007 at 6:07 am
Setiap muslim pasti mendapatkan yang namanya kesulitan. Itu tidak lain merupakan nikmat yang Alloh berikan agar kita lebih bersyukur, dan juga bukti bahwa Alloh masih sayang sama kita. Sungguh, di balik kesulitan itu terdapat kemudahan.
Bolehlah orang-orang kafir itu mendapatkan kenikmatan di dunia ini, tetapi itu hanya bukti kemahakasihan Alloh terhadap makhluknya. Bersyukurlah orang-orang yang disayang Alloh dengan diberi banyak kesulitan, dan ketika bersabar dan bersyukur, mereka akan mendapatkan balasan yang tiada terkira.
Jadikanlah sholat dan sabar sebagai penolongmu kawan. Mudah-mudahan saya juga sanggup menjalaninya. Mungkin kesulitan-kesulitan ini merupakan ujian awal sebelum kita memenuhi separuh agama kita, yang notabene pasti jauh lebih sulit.
July 2, 2007 at 6:57 am
Subhanalloh, bijak banget yah kata2nya…
untuk sabar itu memang ga gampang… tapi kudu diusahakan secara maksimal… bukan begitu???
July 2, 2007 at 7:28 am
yup. betul banget, mel. Kok kamu tau sih soal kesabaran? hehehe… dah pengalaman ya mel
July 2, 2007 at 9:46 am
ceuk urang ge hapus… hapus….
kumaha ieu teh
July 3, 2007 at 1:27 am
Ups ketauan dech!!!
Tp, skg jg sdg dlm proses untuk menjaga “kesabaran” untuk menghadapi segala sesuatu… cieee
Moga bisa “sabar” teus, tapi bukan berarti kita jd “tidak tegas” lho yah… hehehe
July 3, 2007 at 4:17 am
Ketika hidup bermasalah, dan keinginan susah dijawab, itu tanda-tanda bahwa Allah rindu kepada kita. Allah ingin kita kembali kepada-Nya, mendekati diri-Nya, dan memohon kepada-Nya. Manfaatkan energi permasalahan dan kesulitan, untuk menjadi bahan bakar yang efektif untuk mendekatkan diri kita kepada Allah.
Allah senang membantu siapa yang membantu orang lain. Allah senang memudahkan yang memudahkan orang lain. Dan Allah senang meringankan beban siapa yang mau meringankan beban orang lain. Maka ketika kita punya kesulitan, punya keinginan, ulurkan tangan kepada siapa yang bisa kita bantu. Kita sulit, tapi pasti ada yang lebih sulit dari kita. Kita susah, tapi pasti ada yang lebih susah daripada kita. Ketika kita membantu mereka, Allah akan membantu kita.
Tidak ada masalah yang lebih besar daripada Kebesaran dan Kekuasaan Allah. Hadapkan segala permasalahan kita, kesedihan, kegundahan, ketakutan, kepada Allah. Insya Allah, masalah demi masalah kita, akan dibantu oleh Allah.
July 3, 2007 at 4:42 am
Subhanalloh, amel. Kata-kata mu sangat menenangkan hati orang yang membacanya. Terimakasih ya. Kalo kamu bisa nulis seperti ini, ada baiknya kamu juga buat yang sejenis untuk postingan di blog, bulletin fs atau yang lainnya, sehingga setidaknya kemampuan nulismu bermanfaat buat orang banyak. Kan lumayan investasi pahala
. Kamu emang cld deh
.
June 18, 2008 at 10:21 am
untuk yang pake nama ‘kosong’ sudah baca yg inikah? insyaAllah kamu semakin kuat
June 18, 2008 at 12:37 pm
…………….., aa ga ngerti!
June 18, 2008 at 3:25 pm
Ini yang kedua kalinya kamu bilang aku sebagai pihak yang gak ngerti. Kamu sendiri apakah sudah benar2 mengerti? Kamu jangan terlalu lama menghilang yah. At least, show me that you are exist, even if we do not talk.
June 19, 2008 at 6:46 pm
maaf ya.
June 20, 2008 at 8:29 am
zak,
postingan urang teu dihapus-hapus geuningan
kan dah setahun yang lalu